Videotron Ambruk di Tengah Ramainya Lalu Lintas Cigasong, Seorang Warga Menjadi Korban

Videotron Roboh Diduga Diterjang Angin Kencang, Seorang Warga Tertimpa di Cigasong Majalengka

MAJALENGKA – Sebuah videotron yang berada di kawasan Cigasong, Kabupaten Majalengka, roboh pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Insiden yang diduga dipicu angin kencang tersebut mengakibatkan seorang warga yang tengah melintas menjadi korban tertimpa konstruksi videotron.

Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian, videotron berukuran besar itu tiba-tiba ambruk saat cuaca di wilayah Cigasong dilaporkan disertai embusan angin yang cukup kencang. Material rangka besi dan papan videotron kemudian menimpa area jalan, sehingga mengenai seorang warga yang sedang berada di sekitar lokasi.

Petugas kepolisian bersama tim terkait mendatangi lokasi kejadian berupaya memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dari bawah reruntuhan. Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. petugaspun mengamankan area, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti robohnya videotron.

Dugaan sementara mengarah pada angin kencang yang melanda kawasan tersebut, namun aparat juga akan memeriksa kondisi konstruksi dan kelayakan bangunan videotron.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian masyarakat karena terjadi pada waktu aktivitas warga masih cukup ramai. Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan laju kendaraan akibat material videotron yang menutupi sebagian badan jalan.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan inspeksi terhadap seluruh papan reklame dan videotron yang berada di wilayah Kabupaten Majalengka untuk memastikan keamanan konstruksi, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi.

Penyebab pasti robohnya videotron masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan angin kencang sebagai pemicu masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi terkait.

Hingga berita ini ditulis, identitas korban serta kondisi terkini masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Redaksi :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *