google-site-verification=9kyuwLueDHW0cwoywhfpvu72POGuD17YWUByTgnhUQ0

Lolos ke Liga 3, Pesik Kuningan Kini Dihadapkan pada Tantangan Pendanaan Musim Depan

Lolos ke Liga 3, Pesik Kuningan Kini Dihadapkan pada Tantangan Pendanaan Musim Depan

KUNINGAN – Keberhasilan Pesik Kuningan menembus kompetisi Liga 3 musim 2026/2027 masih terasa di tengah masyarakat. Prestasi sebagai salah satu tim promosi menjadi kebanggaan baru bagi sepak bola Kabupaten Kuningan setelah perjuangan panjang di Liga 4 Nasional.

Namun, di balik keberhasilan tersebut, manajemen Pesik Kuningan kini menghadapi tantangan besar, yakni kepastian pendanaan untuk mengarungi kompetisi musim depan. Biaya operasional yang lebih tinggi dibandingkan Liga 4 membuat klub harus segera mendapatkan dukungan finansial agar dapat bersaing di level yang lebih tinggi.

Manajer Pesik Kuningan, Nono Sujono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sumber anggaran untuk menghadapi Liga 3 masih belum sepenuhnya jelas. Pihak manajemen terus berupaya menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun sponsor swasta, demi memastikan Pesik tetap bisa mengikuti kompetisi.

“Saat ini kami masih terus berupaya mencari sumber pendanaan. Harapan kami ada dukungan dari berbagai pihak agar Pesik Kuningan tetap bisa berkompetisi di Liga 3 musim depan,” ujar Nono Sujono.

Menurutnya, promosi ke Liga 3 merupakan prestasi yang harus dipertahankan. Namun, tanpa dukungan finansial yang memadai, akan sulit bagi klub memenuhi kebutuhan kompetisi, mulai dari perekrutan pemain, gaji tim pelatih, akomodasi, transportasi, hingga operasional pertandingan.

Di sisi lain, mulai beredar kabar mengenai kemungkinan perubahan kepemilikan atau masuknya investor baru apabila dalam waktu dekat belum ada kepastian dukungan dana. Opsi tersebut disebut menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan agar keberlangsungan klub tetap terjaga.

Meski demikian, manajemen menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai perubahan kepemilikan klub. Fokus utama adalah mencari solusi terbaik agar identitas Pesik Kuningan tetap terjaga dan tim kebanggaan masyarakat Kuningan ini dapat terus berkompetisi di tingkat nasional.

Keberhasilan Pesik menembus Liga 3 sebelumnya mendapat apresiasi luas dari Pemerintah Kabupaten Kuningan dan masyarakat. Bupati Kuningan bahkan memberikan bonus sebagai bentuk penghargaan atas capaian bersejarah tersebut.

Kini, harapan besar tertuju pada sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, sponsor, dan para pecinta sepak bola di Kabupaten Kuningan. Dukungan dari seluruh elemen dinilai sangat penting agar Laskar Kuda Ciremai tidak hanya menjadi tim promosi, tetapi juga mampu bertahan dan berprestasi di Liga 3 musim 2026/2027.

Redaksi :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *