KUNINGAN – Seorang pria berinisial AM (38), warga Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, dilaporkan meninggal dunia setelah ditemukan di dalam sebuah sumur pada Kamis (16/7/2026).
Peristiwa tersebut mengejutkan keluarga dan warga sekitar. Sebelum kejadian, korban diketahui sempat berpamitan kepada keluarganya dengan alasan hendak pergi ke kamar mandi.
Namun, setelah beberapa saat korban tak kunjung kembali, pihak keluarga mulai merasa curiga dan berusaha mencari keberadaannya di sekitar rumah.
Pencarian yang dilakukan akhirnya mengarah ke sebuah sumur yang berada tidak jauh dari lokasi rumah korban. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan berada di dalam sumur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada aparat desa, kepolisian, serta petugas terkait. Proses evakuasi korban berlangsung dengan melibatkan warga dan petugas yang datang ke lokasi.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga tampak berkumpul di lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti korban masuk ke dalam sumur masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kronologi lengkap kejadian tersebut.
Sementara itu, pihak keluarga menerima musibah ini dengan duka yang mendalam. Korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan kesehariannya beraktivitas di lingkungan tempat tinggalnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, termasuk memastikan area sumur memiliki pengaman yang memadai untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari.
Informasi mengenai penyebab korban meninggal masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang. Jika nantinya terdapat keterangan resmi dari kepolisian atau tim medis, informasi tersebut akan memperbarui kronologi kejadian.
Redaksi Jagat Media Kuningan















Leave a Reply