MBG Belum Berjalan, Harga sembako Turun, Ketimun Malah Naik

harga ketimun naik

KUNINGAN – Senin, 6 Juli 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kepuh Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menunjukkan tren yang lebih stabil. Beberapa komoditas seperti daging ayam, telur ayam ras, dan minyak goreng mengalami penurunan harga seiring masih berlangsungnya libur sekolah dan belum aktifnya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga permintaan pasar belum kembali normal.
Di sisi lain, komoditas sayuran seperti ketimun justru mengalami kenaikan harga akibat pasokan dari petani yang berkurang.

Kondisi ini membuat harga ketimun menjadi salah satu komoditas yang bergerak berlawanan dengan tren penurunan harga pangan lainnya.

Berikut kisaran harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kepuh Kuningan pada awal Juli 2026:
Komoditas Harga
Daging ayam ras Rp33.000–34.000/kg
Daging sapi Rp150.000–155.000/kg
Telur ayam ras Rp24.500–26.000/kg
Minyakita Rp15.700–18.500/liter
Minyak goreng kemasan Rp22.000–23.000/liter
Minyak goreng curah Rp22.000/liter
Cabai merah Rp50.000–60.000/kg
Cabai rawit merah Rp75.000/kg
Cabai keriting merah Rp40.000–45.000/kg
Bawang merah Rp45.000–50.000/kg
Bawang putih Rp42.000–45.000/kg
Ketimun Rp16.000/kg (naik)
Tomat Rp16.000/kg

Pedagang mengaku penurunan harga terutama terjadi pada komoditas yang banyak digunakan oleh kantin sekolah, katering, rumah makan, dan penyedia makanan Program MBG. Karena kegiatan belajar mengajar masih libur, kebutuhan terhadap daging ayam, telur, dan minyak goreng ikut menurun sehingga harga menjadi lebih rendah dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Berbeda dengan komoditas lainnya, harga ketimun mengalami kenaikan hingga Rp16.000 per kilogram. Pedagang menyebut kenaikan tersebut dipicu oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi akibat faktor cuaca dan hasil panen yang menurun.

Pengamat memperkirakan harga bahan pangan akan kembali bergerak naik setelah aktivitas sekolah dimulai dan Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan. Permintaan terhadap daging ayam, telur, minyak goreng, dan berbagai bahan pangan lainnya diprediksi meningkat seiring bertambahnya kebutuhan rumah tangga, sekolah, dan penyedia jasa katering.

Masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak dan memanfaatkan kondisi harga yang relatif stabil saat ini. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasar tradisional agar tetap terkendali.

Redaksi Jagat Media Kuningan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *