KUNINGAN – Masyarakat Kelurahan Winduhaji, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan menggelar Haul Syekh Muhibat dan Karuhun (Ulama dan Umaro) pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan keagamaan yang menjadi agenda rutin tahunan ini dipusatkan di Area Maqom Syekh Muhibat, Kelurahan Winduhaji, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Pada haul tahun ini menghadirkan Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya dari Pekalongan sebagai tamu utama. Kehadiran ulama kharismatik tersebut diperkirakan akan menarik ribuan jamaah dari Kabupaten Kuningan maupun berbagai daerah di Jawa Barat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama dan mengenang jasa para ulama penyebar agama Islam di Winduhaji, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.
Dukungan juga datang dari Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, SH., M.Kn, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pelestarian tradisi keagamaan dan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Haul Syekh Muhibat tahun ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama dan para pemimpin (umaro) yang telah berjasa membangun serta mengembangkan Kelurahan Winduhaji sejak masa lampau.

Panitia juga mengenang puluhan tokoh ulama yang pernah berdakwah di wilayah tersebut, di antaranya Syekh Muhibat, KH. Muslim, KH. Ghozali, KH. Ahmad Jazuli, KH. Ahmad Hudori, KH. Mursid, KH. Muhammad, KH. Ahmad Fauzi, hingga KH. Syarfin.
Selain itu, haul juga mengenang perjalanan kepemimpinan para kuwu, lurah, dan bupati yang pernah berperan dalam pembangunan Winduhaji, mulai dari masa pemerintahan tradisional hingga era pemerintahan modern.
Panitia berharap pelaksanaan Haul Syekh Muhibat dan Karuhun 2026 dapat berlangsung khidmat serta menjadi media untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga nilai-nilai religius, sekaligus melestarikan sejarah perjuangan para ulama dan tokoh masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Kelurahan Winduhaji.
Masyarakat yang akan menghadiri acara diimbau untuk menjaga ketertiban, mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk, serta mematuhi arahan panitia demi kelancaran acara.
Dengan digelarnya haul ini, diharapkan semangat keteladanan para ulama dan umaro terdahulu dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.
Redaksi Jagat Media Kuningan







Leave a Reply